Cofee Break – ADA YANG LEBIH MENAKUTKAN

Posted: November 3, 2011 by sityb in Uncategorized

Banyak orang yang takut pada setan-setan yang tampil menyeramkan seperti yang ditayangkan di film-film horror. Biasanya mereka menjadi takut kalau tidur sendirian,tidak berani ke toilet malam hari, atau merasa seakan-akan ada makluk yang mengawasi mereka. Setan yang berpenampilan menyeramkan ditakuti (ttp saat ini byk juga yg justru senang-aneh ya) tetapi setan yang hadir dengan penampilan memukau membuat kita senang.

Namun anehnya manusia justru tidak takut terhadap setan-setan yang setiap hari “menemani mereka”. Para pelajar pasti pernah merasa malas belajar atau enggan membantu orang tua; lebih semangat kalau menyalurkan hobi atau bermain game yang tidak selesai sekali main. Bagi kebanyakan orang Kristen yang sudah mendarah daging adalah malas terhadap perkara-perkara yang berbau rohani. Pernakah kita menyadari hal ini? Ini sebenarnya adalah tanda kita sedang dirasuki setan. Dirasuk setan bukan ketika setan bermanifestasi seperti dalam ibadah-ibadah pelepasan dalam kekristenan.

Pernahkah kita marah dan membenci seseorang sampai seakan-akan ingin orang itu lenyap ditelan bumi? Pernahkah kita menyebarkan gosip mengenai orang lain sampai orang itu dipermalukan? Semakin orang dipermalukan semakin kita senang. Kenapa kita bisa memiliki perasaan seperti itu? Ini pun pekerjaan setan yang memperdaya kita sehingga kita tidak dapat menjadi anak-anak terang. Ini juga sebenarnya indikasi seseorang sedang dirasuk setan.

Jadi, bukan yang berwujud menyeramkan itu yang menakutkan, tetapi yang tidak kita sadari tetapi menguasai kita itu yang lebih menakutkan. Setan sangat cerdik (berlaku bagi org yg tidak tahu apa-apa) dia tahu bagaimana menguasai orang-orang. Tetapi haleluya, kita memiliki Persona yang hidup di dalam kita-KRISTUS. Dia telah mengalahkan Iblis dan mempermalukannya. Kita berada dalam fakta kemenangan, tetapi tidak semua orang Kristen dapat mengalami fakta kemenangan ini menjadi pengalaman subjektif mereka, sungguh sangat kasihan.

Martin Luther pernah memberikan sebuah ilustrasi bagaimana dia sanggup mengalahkan pencobaan si Iblis. Setiap kali iblis mengetok pintu hatinya dan bertanya,”siapa yang tinggal disini? “Maka Martin Luther akan mempersilakan Tuhan Yesus yang membuka pintu dan menjawab, “Martin Luther memang pernah tinggal disini dulu, tetapi sekarang Akulah yang tinggal disini”. Demikianlah seharusnya, kita setiap saat mempersilakan Tuhan yang menguasai hidup kita dan menutup pintu bagi iblis. (Audy).

///Audy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s