(Gospel) Pertanyaan di atas segala pertanyaan – Pertanyaan yang menentukan nasib

Posted: October 24, 2011 by sityb in Uncategorized

Ada berjuta-juta, bahkan tidak terhitung pertanyaan di atas bumi ini. Ada yang berbobot, ada yang tidak. Tahukah anda bahwa ada satu pertanyaan yang memberi pengaruh yang luar biasa kepada seluruh dunia? Pertanyaan ini adalah pertanyaan di atas segala pertanyaan yang dapat mengubah hidup anda.

Secara umum, manusia di atas muka bumi ini dapat dibagi menjadi empat macam golongan. Masing-masing golongan memiliki pertanyaannya sendiri-sendiri.

Golongan pertama adalah pertanyaan tentang perkara agama. Mereka menguji Yesus dengan pertanyaan tentang sumber kuasa dari mujizat-mujizat yang dilakukan olehNya. Para agamawan berusaha menuduh kuasa Yesus berasal dari Iblis. Mereka bertanya untuk menyudutkan Yesus dengan harapan Dia tidak dapat menjawab karena tidak dapat memberikan bukti bahwa kuasaNya berasal dari Allah, sehingga orang banyak mengira Ia berbohong. Jawaban Yesus tidaklah dapat diduga dan dipikirkan oleh siapapun. Ia malah balik bertanya kepada mereka mengenai sumber dari baptisan Yohanes. Dalam benak orang-orang agamawan, sebenarnya mereka mengetahui bahwa kuasa Allah ada dibalik baptisan Yohanes, demikian juga orang-orang pada umumnya. Tuhan Yesus sangat berhikmat. Jika mereka mengakui Yohanes berasal dari Allah, mereka harus juga mengakui Tuhan Yesus berasal dari Allah. Ini mendesak mereka dan mereka akhirnya berbohong. Mereka berkata bahwa mereka tidak mengetahuinya. Mereka jelas tahu, namun berkata tidak tahu. Mereka mempelajari agama setiap hari, namun mereka berbohong. Mereka yang pertama-tama mau membuktikan Yesus berbohong, malah terbukti yang berbohong. Karena itu, jangan percaya kepada orang-orang semacam itu sehingga tertipu oleh mereka.

Golongan yang kedua bertanya mengenai masalah politik. Mereka menanyakan apakah orang Yahudi harus membayar pajak kepada Kaisar. Pertanyaan ini ditujukan oleh orang-orang Farisi dan para pendukung Herodes, yang adalah keturunan Yahudi. Mereka mengajukan pertanyaan yang rancu untuk dijawab, pertanyaan yang bersifat menjebak tidak hanya sekedar mencari jawaban”ya” dan “tidak”. Jika Tuhan menjawab “ya” maka akan membuat orang Yahudi marah dan merasa Yesus adalah pengkhianat, sedangkan bila menjawab “tidak” akan memberi pendukung Herodes alasan untuk menuduh Yesus melawan Kaisar. Apakah yang diperbuat oleh Yesus? Ia keluar dari pertanyaan tersebut dan meminta mereka mengeluarkan koin yang ada pada mereka dan meminta mereka untuk menunjukkan gambar dan tulisan siapa yang ada pada koin tersebut (Koin tersebut memiliki gambaran dan tulisan Kaisar). Lalu Tuhan memerintahkan untuk memberi apa yang wajib diberi kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib diberikan kepada Allah. Atas pertanyaan yang menjebak demikian, Yesus dapat menjawabnya dengan penuh hikmat. Hikmat ini hanyalah berasal dari Allah.

Banyak pertanyaan-pertanyaan lain yang diajukan untuk menguji Yesus, dan semuanya dijawab dengan hikmat yang tidak terpikirkan oleh seorangpun. Pada akhirnya Ia berbalik untuk menanyakan satu pertanyaan. PertanyaanNya adalah pertanyaan di atas segala pertanyaan. Pertanyaan ini menentukan akhir hidup manusia. Pertanyaan ini dapat mengubah hidup Anda. Yesus bertanya, “Siapakah Mesias?”

Mesias adalah Sang penyelamat yang dinantikan oleh semua orang. Setiap manusia di atas bumi ini adalah berdosa. Pada akhirnya setiap orang berdosa haruslah binasa selamanya. Manusia tidak mampu untuk menyelamatkan dirinya sendiri. Manusia memerlukan seorang Mesias yang dapat menolong mereka. Dia adalah Allah itu sendiri. Namun Sang Mesias ini juga adalah Anak Daud. Sebagai keturunan Daud, Ia juga adalah manusia. Sang Juruselamat ini adalah Allah yang menjadi manusia 2000 tahun yang lalu, yang bernama Yesus. Barangsiapa percaya kepadaNya dan menerimaNya sebagai Juruselamat tidak akan binasa selama-lamanya, melainkan beroleh hidup yang kekal. Bagaimana dengan Anda? Pertanyaan ini haruslah Anda jawab karena ini menentukan bagaimana akhir hidup Anda. Anda pun perlu menerima Sang Mesias dan menerima keselamatan daripadaNya. Berdoalah, “Ya Yesus, Dikaulah Sang Mesias. Dikaulah Sang Allah yang datang sebagai manusia untuk menyelamatkanku orang berdosa ini. Aku menerima Dikau sebagai Juruselamatku yang mulia. Terima kasih Tuhan. Amin.” (From: Audy Efraim)

///Audy
the truth shall set you free

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s