Mencukupkan Diri :)

Posted: September 10, 2011 by sityb in Uncategorized

Subject: Mencukupkan Diri

Uang sangat penting guna melengkapi dan memenuhi kebutuhan hidup setiap orang. Setiap orang memerlukan uang. Untuk makan memerlukan uang, bahkan untuk bekerja pun memerlukan uang sebagai modal awalnya. Tetapi di dalam Ibrani 13:5-6 mengajarkan kepada kita bahwa uang memang penting, tapi uang bukanlah segala-galanya. Uang itu perlu, tapi uang bukanlah yang terutama. Yang dikatakan dengan “menjadi hamba uang” adalah ketika uang menjadi prioritas yang terutama di dalam kehidupan kita.

Di dalam kitab Mazmur 37:1-3 memberitahukan kepada kita bahwa berbuat jahat artinya melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan firman Tuhan. Terkadang timbul iri hati jika melihat orang lain lebih makmur daripada dirinya. Seringkali manusia mengambil jalan pintas untuk memperoleh kekayaan, dan tidak sedikit yang menjadi “hamba uang” sehingga menghalalkan segala cara untuk memperolehnya. Tetaplah percaya kepada Tuhan di mana pun kita berada, percaya pada waktu Tuhan (God’s time), kehendak Tuhan (God’s will), dan jalan Tuhan (God’s way).

Ada tiga hal penting yang perlu kita cermati dalam menjalani hidup ini agar kita bisa “hidup cukup” dan senantiasa berjalan di dalam “keseimbangan”. Pertama adalah “prioritas.” Mengatur pengeluaran untuk kebutuhan hidup kita harus di bawah pemasukan/pendapatan kita. Katakan saja pendapatan kita satu juta, maka hidup kita harus di bawah satu juta. Prioritas hidup kita yang terutama haruslah Tuhan.

Jika kita memprioritaskan Tuhan di atas segalanya, maka kita akan memiliki hubungan yang akrab dengan Tuhan dan timbul hikmat untuk mengatur hidup ini. Ketika kita memiliki hikmat dan mengerti akan pribadi-Nya, maka kita akan menjadi orang yang bijaksana dan akan ada keseimbangan di dalam hidup kita. Jikalau kita tidak mengenal skala prioritas di dalam hidup ini, maka hidup kita akan menjadi konsumtif dan boros.

Hal kedua adalah “cukup diri.” Cukupkanlah diri kita dengan pendapatan yang kita terima. Di dalam “Doa Bapa kami”, kita diajar untuk berdoa, “Berikanlah pada hari ini makanan kami yang secukupnya.” Melalui doa itu, Tuhan mengajarkan kepada kita untuk mencukupkan diri dengan apa yang ada dan yang sudah dipercayakan Tuhan kepada kita. Kata “Ora et Labora”, yang memiliki arti “Berdoa dan Bekerja” mengajar kita untuk berdoa dengan sungguh-sungguh dan bekerja dengan etos yang tinggi dengan cara yang benar dan halal, bukan dengan menghalalkan segala cara. Jika kita menyadari hal ini, maka hidup kita akan menyenangkan hati Tuhan.

Hal terakhir adalah “mengucap syukur.” Artinya adalah mau menerima dengan tulus hati apa yang Tuhan sudah sediakan saat ini. Ketika kita merasa cukup, kita baru bisa mengucap syukur, bisa memberi untuk memberkati orang lain, dan bisa melayani sesama. Sekali pun kaya tetapi jika kita tidak memiliki rasa cukup, maka akan sangat sulit bagi kita untuk memberi dan menjadi berkat bagi sesama. Sebab, pelayanan kita secara nyata dapat dilihat dalam hubungan kita dengan sesama.

Cukup bukanlah berbicara soal jumlah tetapi soal hati. Lagipula Tuhan juga sudah berfirman bahwa, “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau (Ibrani 13:5b).

Bersyukurlah senantiasa dan cukupkan diri kita dengan apa yang ada, agar hidup kita menjadi seimbang. Ingatlah bahwa uang bukanlah “tuan” atas hidup kita, namun jadikan uang sebagai alat dan “hamba” bagi hidup kita. Jika uang yang menjadi tuan, maka kita yang akan menjadi hambanya. Dan jika demikian, maka uang akan menjadi tuan yang bengis dan jahat. Jikalau uang adalah hamba kita, maka uang akan menjadi hamba yang baik. Tuhan Yesus memberkati setiap kita🙂 (Disarikan dari khotbah di gereja)

Sent from my BlessingBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s