Bijaksana dalam Perkataan :)

Posted: April 17, 2011 by sityb in Uncategorized

Subject: Bijaksana dalam Perkataan

John Galliano adalah seorang desainer yang meraih gelar British Fashion Designer of the Year pada tahun 1978 dan menjabat sebagai creative director dari rumah mode Christian Dior. Selain itu, John Galliano juga memiliki label busana yang diambil dari namanya sendiri, ‘John Galliano’, yang di mana 91 persen sahamnya dimiliki oleh Christian Dior. Tetapi, popularitas John Galliano sebagai desainer legendaris dunia nampaknya perlahan-lahan mulai turun. Ini berawal dari tuduhan atas penghinaan rasis di tempat umum Februari lalu, yang berujung pada penahanannya oleh pihak polisi.

Dikutip dari wolipop.com, akibat dari perbuatannya ini, John Galliano juga diberhentikan sebagai creative director dari sebuah rumah mode Christian Dior (dan berlanjut diberhentikan dari label busananya sendiri) setelah video penghinaan rasisnya tersebar luas. Dalam video itu, terlihat sang desainer meneriakkan pernyataan anti-Semit kepada dua orang yang duduk semeja dengannya di sebuah kafe.

Bahkan tidak sampai di situ saja. Saks, department store ternama asal Amerika pun dilaporkan tidak lagi memasarkan lini busana pria Galliano di tokonya. Alasannya, karena Saks ingin menghormati pelanggan dan karyawan yang bekerja di toko tersebut. “Kami tidak mau menyimpan lagi produk-produknya (John Galliano), demi menghormati pelanggan dan karyawan saya yang bekerja di toko. Keputusan ini sudah bulat,” ujar General Manager Saks, Suzanne Johnson, seperti dikutip my fashion life dari New York Post.

Firman Tuhan di dalam Alkitab memberitahukan kepada kita bahwa, “Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu. Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya.” (1 Petrus 3:10-11). Ada satu tindakan disengaja yang harus kita lakukan: “Untuk menjaga perkataan kita terhadap ucapan yang jahat dan menipu, serta kita juga mau untuk melakukan perbuatan yang baik dan berusaha mencari perdamaian.”

Dari kisah yang kita baca di atas, kita dapat menemukan bahwa hanya karena John Galliano “meneriakkan pernyataan rasis” (yang saya percaya bisa saja mungkin karena John Galliano mengalami bad mood sehingga bertindak emosi sesaat), karir yang dibangun selama bertahun-tahun menjadi runtuh. Banyak perasaan menjadi terluka, dan hubungan yang berlandaskan kepercayaan dengan sesama menjadi renggang.

Marilah kita mulai berhati-hati dan meminta hikmat kebijaksanaan dari Tuhan untuk setiap apa yang hendak kita perkatakan maupun akan apa yang hendak kita perbuat. Mungkin saja tujuan dari perkataan kita sebenarnya baik, tetapi cara penyampaian kata-kata kita yang kurang baik, akhirnya dapat menyakiti perasaan dan menjadi ‘batu sandungan’ bagi sesama kita. Ada kata-kata hikmat yang mengatakan seperti ini, “Bila hati kita sedang dalam keadaan marah, lebih baik kita diam dan tidak berbuat apa-apa yang dapat menyakiti perasaan orang.”

“Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.” (Efesus 4:29).

Tuhan Yesus memberkati kita semua.

(Sumber Referensi: John Galliano Dipecat dari Labelnya Sendiri http://de.tk/oVpEi via @wolipop)

Sent from my BlessingBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s