Sebelum dan Sesudah Menikah :)

Posted: April 11, 2011 by sityb in Uncategorized

Subject: Sebelum dan Sesudah Menikah🙂

1. Ketika akan Menikah:
Janganlah hanya mencari istri, tetapi carilah ibu bagi anak-anak kita. Janganlah hanya mencari suami, tetapi carilah ayah bagi anak-anak kita.

2. Ketika hendak Melamar:
Anda bukan sedang meminta kepada orangtua si gadis, tetapi yang lebih terutama meminta kepada Tuhan melalui wali si gadis. Siapkah Anda untuk bertanggung jawab dengan baik dan benar, tidak hanya kepada wali si gadis, tetapi juga kepada Tuhan?

3. Ketika Menikah:
Anda berdua bukan saja menikah di hadapan negara, tetapi menikah di hadapan Tuhan Pencipta alam semesta. Janji pernikahan tidak hanya diucapkan dan dijanjikan di hadapan pemimpin gereja dan jemaat saja, tetapi Anda berdua juga mengucapkan dan berjanji di hadapan Tuhan Pencipta alam semesta, yang menjadi saksi pernikahan Anda berdua.

4. Ketika Menempuh Hidup Berkeluarga:
Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan yang bertabur bunga, tetapi juga semak belukar yang penuh onak dan duri. Persiapkan diri Anda berdua.

5. Ketika Biduk Rumah Tangga Menghadapi Ujian:
Jangan saling berlepas tangan, tetapi sebaliknya justru semakin erat berpegang tangan.

6. Ketika telah Memiliki Anak:
Jangan membagi cinta Anda kepada suami, istri dan anak Anda, tetapi cintailah istri atau suami Anda 100% dan cintai anak-anak Anda masing-masing 100%.

7. Ketika Anda adalah Suami:
Boleh bermanja-manja kepada istri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila istri membutuhkan pertolongan Anda.

8. Ketika Anda adalah Istri:
Tetaplah berjalan dengan gemulai dan lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan yang dipercayakan.

9. Ketika Mendidik Anak:
Janganlah pernah berpikir bahwa orangtua yang baik adalah orangtua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orangtua yang baik adalah orangtua yang jujur kepada anak.

10. Ketika Anak sedang Bermasalah:
Yakinlah bahwa tidak ada seorang anak pun yang tidak mau bekerjasama dengan orangtua, yang ada hanyalah anak yang merasa tidak didengar oleh orangtuanya.

11. Ketika ada PIL (pil obat):
Janganlah diminum, cukuplah suami sebagai obat satu-satunya.

12. Ketika ada WIL (will=keinginan, bahasa Inggris):
Janganlah dituruti, cukuplah istri sebagai pelabuhan hati.

13. Ketika Memilih Potret Keluarga:
Pilihlah potret keluarga “sekolah” yang berada dalam proses pertumbuhan menuju potret keluarga bahagia.

14. Ketika ingin Langgeng dan Harmonis:
Gunakanlah Formula:
1. Takut akan Tuhan
2. Kasih sayang
3. Kesetiaan
4. Komunikasi dialogis
5. Keterbukaan
6. Kejujuran
7. Kesabaran

Tuhan Yesus memberkati setiap kita🙂

Sent from my BlessingBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s