MEMPERSEMBAHKAN DIRI (I)

Posted: March 19, 2011 by Tips Gadget in renungan

I Korintus 6:19-20: “Bahwa kamu bukan milik kamu sendiri, sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar. karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!”
II Korintus 5:1415: “Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati. Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk diri­nya sandhi, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka. ”
Bagi kita, orang-orang yang sudah diselamatkan mempersem­bahkan diri kepada Tuhan adalah satu reaksi positif atas karunia ke­selamatan Tuhan. Kita yang dengan cuma-cuma telah menerima ka­runia Tuhan yang luar biasa besarnya, dengan sendirinya wajarlah jika ingin membalas budi kepada Tuhan. Kita mempersembahkan di­ri kepada Tuhan, yaitu membiarkan Tuhan memperoleh diri kita, seba­gai balas budi kita kepadaNya.

DASAR PERSEMBAHAN DIRI
Dasar kita mempersembahkan diri kepada Tuhan, adalah kare­na Tuhan dengan darahNya sebagai harga tebusan yang teramat mahal telah membeli kita (Wahyu 5:9), maka kita telah menjadi bu­dak belianNya. Kita percaya kepada Tuhan, menjadi orang-orang yang telah ditebus oleh Tuhan, adalah budak-budak yang telah dibeli oleh Tuhan, tidak lagi menjadi milik diri kita sendiri, melainkan mi­lik Tuhan. Maka hak kuasa bukan pada kita, melainkan pada Tuhan. Maka kita orang-orang yang telah dibeli dan ditebus oleh Tuhan, su­dah menjadi milikNya, hidup atau mati, kita adalah orang-orang mi­lik Tuhan (Roma 14:8). Inilah dasar kita mempersembahkan diri ke­pada Tuhan, untuk dipakai olehNya.

MOTIVASI PERSEMBAHAN DIRI
Dua Korintus 5:14-15 menerangkan, bahwa kita mempersembah­kan diri kepada Tuhan, adalah karena kasihNya mendorong dan me­nguasai kita. KasihNya menguasai kita, sehingga kita tidak bisa tidak mempersembahkan diri kepadaNya. Oleh karena Dia sudah mati untuk kita semua, maka kita semua sudah mati, kalau tidak, kita sendiri yang mati; bahkan lebih dari itu, Dia mati adalah agar kita mendapatkan hayatNya, hidup untuk Dia. Kasih ini mendorong kita, mendesak kita untuk mengasihi Dia, mempersembahkan diri kepadaNya, sebagai terima kasih, balas budi kita terhadap kasihNya yang agung. Dengan darah adiNya Dia membeli kita, agar kita menjadi budak belianNya, inilah yang menjadi dasar kita mempersembahkan diri kepadaNya; karena kasih Dia menerima mati bagi kita, inilah yang menjadi moti­vasi kita mempersembahkan diri kepadaNya.

MAKNA PERSEMBAHAN DIRI
Kita mempersembahkan diri kepada Tuhan, adalah memper­sembahkan diri sebagai persembahan yang hidup kepada Tuhan, ti­dak seperti orang-orang pada Perjanjian Lama mempersembahkan binatang-binatang sebagai persembahan yang mati kepada Tuhan.
Demikian kita mempersembahkan diri sebagai persembahan yang hidup, yang kudus, yaitu memisahkan diri untuk dipakai oleh Tuhan, juga diperkenan oleh Allah, memuaskan hati Allah (Roma 12:1).
Pada jaman Perjanjian Lama, Allah menghendaki umatNya se­tiap hari mempersembahkan korban bakaran kepadaNya, sebagai santapanNya, agar Dia beroleh kepuasan (Bilangan 28:2-3). Ini me­lambangkan kita orang-orang milik Allah di dalam Perjanjian Baru, hendaklah setiap hari mempersembahkan diri sebagai korban ba­karan kepada Allah, agar Dia dipuaskan. Namun apa yang diper­sembahkan oleh orang-orang Perjanjian Lama adalah persembahan yang mati, sedangkan yang kita persembahkan sekarang adalah persembahan yang hidup. Walaupun sifat keduanya berbeda, namun maknanya sama, yaitu sebagai santapan Allah, agar Allah dipuas­kan. Mempersembahkan diri kepada Tuhan, adalah menjadi persem­bahan yang membuat Tuhan dipuaskan, tidak tergantung pada kita berbuat sesuatu kepada Tuhan, melainkan menjadi kepuasan Tuhan. Inilah makna yang yang sejati dari mempersembahkan diri kita ke­pada Tuhan.

///Audy

Join milis Kristen SITYB
Kirim email kosong ke: sityb-subscribe@yahoogroups.com
(Gunakan Yahoo mail)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s