MEMPERSIAPKAN DIRI UNTUK MENGHADAPI BADAI AKHIR ZAMAN

Posted: June 3, 2010 by sityb in Uncategorized

BELAJAR DARI NUH

Ada apa dengan Nuh? Nuh tidak diberikan Tuhan cara-cara mendeteksi tanda-tanda, tapi Tuhan hanya memberikan perintah untuk membuat bahtera. Nuh hanya hanyak disuruh oleh Allah untuk membuat bahtera tanpa bertanya kapan hujan turun, dan hujan yang lebat turun sampai 40 hari. Nuh taat kepada perintah Tuhan dan tanpa di sadari ia telah melakukan persiapan atas musibah air bah.

Ada 3 hal yang kita harus disiapkan menurut pembacaan dari Matius 24-25 :

1.lakukan tugasmu dengan setia dan bijaksana ( Matius 24:45-51)

Ada 3 ciri orang bijaksana menurut, Amsal 14 : 15 – 17
a.Ayat 15 : memperhatikan langkah kita, jangan menurut perkataan orang apalagi mempercayai perkataan orang tersebut. b.Ayat 16 : berhati-hati dan menjauhi kejahatan. Amos 5: 14-15 c.Ayat 17 : sabar dalam segala hal.

Akibat orang tidak taat dan tidak setia.

Jika kita tidak setia dalam melakukan apa yang Tuhan perintakan maka kita akan dibunuh dan dibuat senasib dengan orang –orang munafik. Matius 24:51; “ dan akan membunuh dia senasib dengan orang-orang munafik. Disanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.” Bandingkan dengan Matius 23:33; “ celakalah kamu, hai ahli-ahli taurat dan orang-orang farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adat manis dan jimat kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum taurat kamu abaikan, yaitu : keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan,” hukuman neraka bagi orang munafik.

2.Membangun pengenalan dengan Tuhan ( Matius 25:1-12)

Kisah gadis-gadis yang bijaksana dan gadis-gadis yang bodoh. Kata kunci ayat.3, “ mempersiapkan minyak untuk pelita …” adalah bentuk dari sikap hidup mengenal Tuhan dalam suatu pengenalan pribadi yang benar. Gadis-gadis yang bodoh tidak memiliki hubungan yang intim dengan mempelai laki-laki (Tuhan).
Matius 25 : 12; “tetapi ia menjawab : aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu.”
Membangun hubungan intim dengan Tuhan Memerlukan Waktu-waktu yang khusus, yaitu melalui Firman Nya dan Roh kudus. Mengenal Tuhan jangan dari kata orang tetapi harus juga mengalami sendiri. Jika kita tidak memiliki pengenalan akan Tuhan, maka pintu akan ditutup dan “Tuhan” tidak mengenal (Matius 25:10-12). Pengenalan akan Tuhan, adalah segalanya.

3.Jangan simpan talentamu ( Matius 25: 14-30)

Perumpamaan tentang telenta. Tuhan mempercayakan talenta kepada setiap kita, umatNya ( ayat 14 ). Talenta yang sebenarnya adalah milik Tuhan yang diberikan kepada setiap kita menurut kesanggupan kita masing-masing. Untuk itu, talenta kita jangan disimpan tetapi harus dilabakan karena talenta itu diberikan oleh Tuhan kepada kita secara Cuma-Cuma.
Kunci dalam Matius 25 : 40, (“ dan Raja itu akan menjawab mereka: aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-saudara-ku yang paling hina ini, kamu telah melakukan untuk aku,”) yaitu : semua tanggung jawab yang Tuhan berikan kepada kita, kita harus lakukan semua untuk Tuhan. Maka akan ada pertambahan atau pelipat gandakan.

Wahyu 3:10-11; “ karena engkau menuruti Firman–Ku , untuk tekun menantikan aku, maka akupun akan melindungi engkau dari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam dibumi. Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu.”

PERSIAPAN MENGHADAPI BADAI

Persiapan itu penting! Bagaimana kita dapat menghadapi liku-liku hidup yang menyakitkan tanpa sumber kekuatan yang kita perlukan? Apa yang kita lakukan?

Kita tidak boleh menanti-nantikan malapetaka dalam hidup ini. Banyak orang yang menumpuk rasa takut akan apa yang bakal terjadi, sehingga mereka tidak dapat menikmati apa yang sedang terjadi.

George Washington berkata, “ mempersiapkan diri akan peperangan adalah cara yang paling efektif untuk menciptakan perdamaian.”

Antisipasi penganiayaan hati: menghadapi gelombang kebrutalan manusia, maka akan ada pemisahan. Orang yang jahat akan bertamnbah jahat dan baik akan bertambah dimurnikan. ( Daniel 12:10 ). Krisi yang dialami seseorang akan memunculkan kemurniaan seseorang baik atau jahat.

Melalui masalah, ada 2 hal yang dapat kita ketahui :
Terbuat dari apa kita

1. Siapa orang-orang yang ada disekitar kita

Dengan mengerti dan memiliki tujuan Tuhan dalam hidup kita, maka kita akan tetap bertahan untuk maju, sekalipun sekeliling kita berhenti

2. Jadilah prajurit doa sebelum peperangan dimulai

Banyak orang kristen kalah dan binasa, karena berdoa hanya disaat krisis melanda, lalu mengabaikannya saat keadaan aman.

Comments
  1. Fatima says:

    Saya baru pertama ini membuka dan membaca di Blog ini. terima kasih isiya sangat menguatkan Iman kita……. Tuhan memberkati!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s