Memperdaya

Posted: October 27, 2009 by sityb in Uncategorized

“Seperti orang gila menembakkan panah api, panah dan maut, demikianlah orang yang memperdaya sesamanya dan berkata: “Aku hanya bersenda gurau.” (Amsal 26:18-19)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, mem·per·da·ya adalah sebuah kata kerja yang memiliki arti melakukan tipu muslihat; menipu. Contoh: seorang pemain berhasil memperdaya kiper dan mencetak gol.

Dibutuhkan keahlian / kecakapan tentang sesuatu untuk seseorang bisa memperdaya orang lain.

Tapi Firman Tuhan dengan tegas melarang kita untuk memperdaya orang lain. Jangan gunakan ketampanan, keahlian, kepintaran, kecakapan atau bahkan kekurangan kita untuk memperdaya sesama kita.
Tapi gunakan semua talenta dan karunia kita untuk membantu dan memperlengkapi orang lain, sehingga nama Tuhan dipermuliakan melalui hidup kita.

“dan supaya dalam hal-hal ini orang jangan memperlakukan saudaranya dengan tidak baik atau memperdayakannya. Karena Tuhan adalah pembalas dari semuanya ini, seperti yang telah kami katakan dan tegaskan dahulu kepadamu.” (1 Tesalonika 4:6)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s