Iman vs Perbuatan

Posted: July 15, 2009 by sityb in Uncategorized
Tags: , , ,

“Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat.” (Roma 3:28)

Manusia dibenarkan oleh karena Iman, bukan karena perbuatan. Maksudnya apa?
Jadi apakah perbuatan tidak penting?
Ini rhema yang saya dapat:
Saat kita mendengar Firman Tuhan, lalu kita menerimanya dengan Iman, maka kita akan dibenarkan.
Setelah kita dibenarkan lalu kita melakukan kebenaran itu dengan perbuatan kita, maka kita akan memperoleh ‘reward’ atas perbuatan kita. Contoh:
Kita mendengar bahwa Yesus adalah Tuhan dan JuruS’lamat dan Dia telah mati lalu bangkit.
Lalu dengan Iman kita percaya hal tersebut, sekalipun kita belum pernah melihat Dia secara langsung. Maka Iman itu akan membenarkan kita.
Dengan bekal Iman percaya kita itu, maka kita mengambil tindakan untuk berdoa mengakui dengan mulut kita bahwa Yesus adalah Tuhan dan telah bangkit dari antara orang mati (pengakuan kita itu adalah: Perbuatan).
Reward dari perbuatan kita itu adalah: kita diselamatkan dan nama kita tercantum di dalam Buku Kehidupan.

Jadi sudah jelas bahwa perbuatan tanpa Iman, itu adalah sia-sia. Dan iman tanpa perbuatan adalah Iman yang kosong.
“Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong?” (Yakobus 2:20)

Apa yang kita sedang Imani saat ini akan menjadi sempurna jika disertai dengan perbuatan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s